Edisi Pertama · Halaman 18 · Terjemahan studi penuh dalam Edisi Pertama; bukan kutipan kanonik.
‘, jumlah pasir di Sungai Gangga sebanyak apa pun, jika ada sungai-sungai Gangga sebanyak jumlah pasir itu, bagaimana pendapatmu? Apakah pasir dari semua sungai Gangga itu banyak?’ Subhūti berkata: ‘Sangat banyak, Yang Dimuliakan. Bahkan sungai-sungai Gangga itu sendiri sudah tak terhitung banyaknya, apalagi pasirnya.’ ‘Subhūti, sekarang Aku benar-benar mengatakan kepadamu: jika ada putra baik atau putri baik yang memenuhi tiga ribu maha-ribu dunia sebanyak jumlah butir pasir dari semua Sungai Gangga itu dengan tujuh permata lalu menggunakannya untuk memberi, apakah kebajikan yang diperoleh banyak?’ Subhūti berkata: ‘Sangat banyak, Yang Dimuliakan.’ Buddha berkata kepada Subhūti: ‘Jika putra baik atau putri baik menerima dan mempertahankan bahkan empat baris syair dari sutra ini dan menjelaskannya kepada orang lain, kebajikan ini melampaui kebajikan sebelumnya.’
Teks mengikuti Edisi Pertama. Teks sumber, terjemahan studi, dan interpretasi dibedakan. Tentang sumber
RUANG PEMAHAMAN · TERPISAH DARI TEKS SUTRA
Inti bagian
Perumpamaan pasir Sungai Gangga menunjukkan luasnya pembahasan tentang kebajikan.
Ringkasan web untuk penelaahan.
Penjelasan singkat
Edisi Pembaca · Halaman 12
Perumpamaan jumlah pasir Sungai Gangga dipakai untuk menunjukkan besarnya pemberian. Namun memahami dan menyampaikan inti sutra dipandang lebih penting karena menyentuh sumber perubahan batin.
Penjelasan disalin dari Edisi Pembaca. Penekanan antarbahasa dapat berbeda; bandingkan dengan teks sutra lengkap.
Pelajari lebih lanjut
INTERPRETASI · Penjelasan draf untuk penelaahan.
1
Perumpamaan Sungai Gangga
Pasir dan sungai digunakan untuk menghadirkan jumlah yang sulit dibayangkan.
RUANG PEMAHAMAN · TERPISAH DARI TEKS SUTRA
Inti bagian
Perumpamaan pasir Sungai Gangga menunjukkan luasnya pembahasan tentang kebajikan.
Ringkasan web untuk penelaahan.Penjelasan singkat
Edisi Pembaca · Halaman 12
Perumpamaan jumlah pasir Sungai Gangga dipakai untuk menunjukkan besarnya pemberian. Namun memahami dan menyampaikan inti sutra dipandang lebih penting karena menyentuh sumber perubahan batin.
Penjelasan disalin dari Edisi Pembaca. Penekanan antarbahasa dapat berbeda; bandingkan dengan teks sutra lengkap.