Edisi Pertama · Halaman 42 · Terjemahan studi penuh dalam Edisi Pertama; bukan kutipan kanonik.
‘, jika engkau berpikir: “ tidak mencapai Anuttara Samyaksaṃbodhi karena tidak memiliki kelengkapan tanda,” Subhūti, jangan berpikir demikian: “Tathāgata tidak mencapai Anuttara Samyaksaṃbodhi karena tidak memiliki kelengkapan tanda.”’ ‘Subhūti, jika engkau berpikir demikian, orang yang membangkitkan hati menuju Anuttara Samyaksaṃbodhi akan mengatakan bahwa semua Dharma mengalami pemutusan atau pemusnahan. Jangan berpikir demikian. Mengapa? Orang yang membangkitkan hati menuju Anuttara Samyaksaṃbodhi tidak mengatakan tentang Dharma sebagai tanda pemutusan atau pemusnahan.’
Teks mengikuti Edisi Pertama. Teks sumber, terjemahan studi, dan interpretasi dibedakan. Tentang sumber
RUANG PEMAHAMAN · TERPISAH DARI TEKS SUTRA
Inti bagian
Melepaskan tanda tidak berarti memutuskan atau memusnahkan semua Dharma.
Ringkasan web untuk penelaahan.
Penjelasan singkat
Edisi Pembaca · Halaman 28
Bukan hanya jangan melekat pada Dharma; jangan pula melekat pada gagasan “bukan Dharma”. Pikiran bisa terikat pada sesuatu maupun pada penolakannya.
Penjelasan disalin dari Edisi Pembaca. Penekanan antarbahasa dapat berbeda; bandingkan dengan teks sutra lengkap.
Pelajari lebih lanjut
INTERPRETASI · Penjelasan draf untuk penelaahan.
1
Tidak menyimpulkan pemusnahan
Teks secara langsung memperingatkan agar pembahasan tanda tidak diarahkan pada pemusnahan Dharma.
RUANG PEMAHAMAN · TERPISAH DARI TEKS SUTRA
Inti bagian
Melepaskan tanda tidak berarti memutuskan atau memusnahkan semua Dharma.
Ringkasan web untuk penelaahan.Penjelasan singkat
Edisi Pembaca · Halaman 28
Bukan hanya jangan melekat pada Dharma; jangan pula melekat pada gagasan “bukan Dharma”. Pikiran bisa terikat pada sesuatu maupun pada penolakannya.
Penjelasan disalin dari Edisi Pembaca. Penekanan antarbahasa dapat berbeda; bandingkan dengan teks sutra lengkap.