BAGIAN 13
Nama Vajracchedikā Prajñāpāramitā dan partikel
Terjemahan Indonesia
Edisi Pertama · Halaman 20–21 · Terjemahan studi penuh dalam Edisi Pertama; bukan kutipan kanonik.
Pada waktu itu berkata kepada Buddha: ‘Yang Dimuliakan, dengan nama apa sutra ini harus disebut? Bagaimana kami hendaknya menerimanya dan mempertahankannya?’ Buddha berkata kepada Subhūti: ‘Sutra ini bernama Vajracchedikā —Prajñāpāramitā yang memotong seperti intan. Dengan nama ini engkau hendaknya menerimanya dan mempertahankannya. Mengapa demikian? Subhūti, yang disebut Prajñāpāramitā oleh Buddha sebenarnya bukan Prajñāpāramitā; karena itu disebut Prajñāpāramitā.’ ‘Subhūti, bagaimana pendapatmu? Apakah mempunyai Dharma yang dikatakan?’ Subhūti berkata kepada Buddha: ‘Yang Dimuliakan, Tathāgata tidak mengatakan apa pun.’ ‘Subhūti, bagaimana pendapatmu? Apakah partikel-partikel debu yang terdapat di dalam tiga ribu maha-ribu dunia banyak?’ Subhūti berkata: ‘Sangat banyak, Yang Dimuliakan.’ ‘Subhūti, partikel-partikel debu itu, Tathāgata menyebutnya bukan partikel-partikel debu; karena itu disebut partikel-partikel debu. Tathāgata berkata: “Dunia”, sebenarnya bukan dunia; karena itu disebut dunia.’ ‘Subhūti, bagaimana pendapatmu? Apakah Tathāgata dapat dilihat melalui tiga puluh dua tanda?’ ‘Tidak, Yang Dimuliakan. Tathāgata tidak dapat dilihat melalui tiga puluh dua tanda. Mengapa? Tathāgata berkata: “Tiga puluh dua tanda” sebenarnya adalah bukan-tanda; karena itu disebut tiga puluh dua tanda.’ ‘Subhūti, jika ada putra baik atau putri baik yang menggunakan tubuh dan kehidupannya sebanyak butir pasir Sungai Gangga untuk memberi, lalu ada orang lain yang menerima dan mempertahankan bahkan empat baris syair dari sutra ini dan menjelaskannya kepada orang lain, kebajikannya sangat banyak.’
Pelajari lebih lanjut
INTERPRETASI · Penjelasan draf untuk penelaahan.
Nama sutra
Edisi Pertama menyebut nama Vajracchedikā Prajñāpāramitā. Nama sutra dibaca bersama ajakan untuk tidak menggenggam sebutan sebagai hakikat tetap.
Baca paragraf rujukanNama dan hakikat tetap
Sebutan kebijaksanaan tidak diperlakukan sebagai sesuatu dengan hakikat tetap.
Baca paragraf rujukanDunia dan partikel kecil
Debu atau partikel kecil, dunia, dan 32 tanda dibahas tanpa menetapkan hakikat yang tetap. Partikel dalam bagian ini tidak merujuk pada model atom fisika modern.
Baca paragraf rujukan
RUANG PEMAHAMAN · TERPISAH DARI TEKS SUTRA
Inti bagian
Nama Sutra Intan diperkenalkan bersama ajakan tidak melekat pada nama, dunia, dan tanda.
Ringkasan web untuk penelaahan.Penjelasan singkat
Edisi Pembaca · Halaman 14
Sutra ini disebut Vajracchedikā . Nama, dunia, partikel, dan tanda-tanda semuanya dapat digunakan untuk berbicara, tetapi tidak boleh dianggap sebagai hakikat yang berdiri sendiri dan tetap.
Penjelasan disalin dari Edisi Pembaca. Penekanan antarbahasa dapat berbeda; bandingkan dengan teks sutra lengkap.